Sabtu, Juli 05, 2008

Normalkah Tekanan Darah Anda ?

" Apakah tekanan darah saya normal ? "


Itu pertanyaan yang sering ditanyakan orang setelah melakukan pengukuran tekanan darah (atau sering dibilang di-tensi).
Tekanan darah sifatnya sangat individual, tiap orang tidak sama batasannya, ada orang yang nyaman atau tidak ada keluhan dengan tekanan darah 100/60 mmHg (100 disebut tekanan sistol, dan 60 disebut tekanan diastol), berlainan dengan orang lain yang biasanya mempunyai tekanan darah 120/70 mmHg bisa mempunyai keluhan pusing atau lemas jika tensi/tekanan darahnya turun menjadi 100/60 mmHg.
Jadi tekanan darah yang dibilang rendah itu sifatnya sangat relatif, tergantung dari masing-masing individual.
Tekanan darah juga bisa berbeda keadaannya tergantung waktu pengukuran, dan kondisi tubuh. Contoh, orang saat bangun tidur cenderung mempunyai tekanan darah yang lebih rendah dibanding sesudah beraktivitas.
Oleh karena itu saat pengukuran tekanan darah di klinik atau tempat praktek dokter bisa didapatkan variasi yang berbeda-beda dari tiap kunjungan.
Semisal, pada suatu kunjungan tensi darah Anda yang biasanya berkisar 110/70 mmHg , tetapi saat dilakukan pengukuran oleh dokter didapatkan hasil tensi 130/80 mmHg. Mungkin karena sebelumnya Anda habis berjalan jauh ke tempat praktek (aktivitas fisik bisa menaikkan tekanan darah) atau saat itu kondisi badan Anda sedang merasa kesakitan (rasa nyeri juga bisa meningkatkan tekanan darah).

Apa yang dimaksud dengan Hipertensi ?


Menurut klasifikasi JNC pembagian tekanan darah dibagi atas 3 (tiga) kategori, yaitu Normal, Prehipertensi, dan Hipertensi.
Yang disebut Normal adalah tekanan darah sistol kurang dari 120 mmHg (SBP <120 mmHg) atau Diastol kurang dari 80 mmHg (DBP <80 mmHg) Termasuk kategori Prehipertensi jika tekanan darah sistol antara 120-139 mmHg dan tekanan Diastol 80-89 mmHg.
Sedangkan untuk Hipertensi sendiri dibagi menjadi 2 Stage.
Stage 1 jika tekanan Sistol antara 140-159 mmHg dan tekanan Diastol antara 90-99 mmHg, dan Stage 2 jika tekanan Sistol lebih atau sama dengan 160 mmHg dan tekanan Diastol lebih atau sama dengan 100 mmHg.

Lihat tabel tentang klasifikasi JNC.

Kenapa penting untuk mengetahui tekanan darah dan mengontrol tekanan darah dalam batas normal ?
Karena tekanan darah yang tinggi menambah resiko kematian akibat terkena penyakit jantung Mitral Insufisiensi (katup jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh) , stroke (pecah pembuluh darah di otak) , dan penyakit yang ada kaitannya dengan pembuluh darah.

Diperkirakan ada 46 juta orang (22 % dari populasi orang dewasa) masuk ke dalam kategori Prehipertensi. Pada populasi ini ditekankan perlunya perubahan gaya hidup untuk mencegah terjadinya Hipertensi.
Modifikasi gaya hidup yang dimaksud adalah mengurangi berat badan, olahraga/aktivitas fisik, perubahan pola makan yang lebih sehat/ Diet khusus untuk penderita Hipertensi, mengurangi asupan garam, membatasi minum alkohol dan berhenti merokok.
Berhenti merokok juga sangat direkomendasikan untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. [Juga untuk kesehatan kondisi finansial pastinya.]

Circulation & Heart
Improve Blood Circulation Herbs and Heart Supplements.


Tidak ada komentar: