Kamis, Mei 29, 2008

Menghitung masa subur

Masa subur pada wanita penting diketahui untuk kamu yang sedang berusaha untuk punya bayi atau kamu yang menjalankan metoda KB dengan sistem penanggalan.
Karena lamanya siklus menstruasi tiap wanita berbeda, kamu perlu mencatat selama beberapa bulan kapan tanggal kamu mulai menstruasi tiap bulannya.
Hari pertama menstruasi (H+1) menandakan siklus menstruasi kamu saat sebagian dinding rahim luruh dan keluar sebagai darah mens.


Umumnya lama siklus menstruasi berkisar antara 25-35 hari, jadi ada juga yang dalam sebulan bisa dapet mens 2 kali. Kan sebulan ada 30-31 hari.
Kapan masa subur kamu?
Umumnya masa subur tiap wanita terjadi 14 hari sebelum mens yang akan datang.

Contohnya siklus mens kamu setiap 30 hari.
Jadi kamu mendapat mens pada tanggal 1 April, bulan berikutnya mens kamu datang tanggal 1 Mei. (dari 1 April ke 1 Mei = 30 hari)

So... perkiraan masa subur kamu adalah sekitar tanggal 1 Mei dikurangi 14 hari = 16 April.

Gimana kalo siklus mens kamu berubah-ubah, kadang dapetnya tiap 28 hari sekali, atau bulan depan jadi 30 hari?
Nah itulah... makanya tadi dibilang penting untuk mencatat di kalendar kapan tiap bulan kapan kamu dapet mens.
Kalo siklus mens kamu tidak menentu ya paling bisa dibikin perkiraan sekitar tanggal kapan masa subur kamu.

Masa subur itu maksudnya apa sih?
Masa subur atau istilah medisnya ovulasi, adalah waktu dimana sel telur kamu dikeluarkan dari tempatnya (indung telur=ovarium) , trus dari situ dia masuk ke saluran telur menuju rahim (=uterus).

Kalo kamu pengen dan sedang berusaha punya bayi, saat itulah dia nunggu sperma yang masuk untuk dibuahi.
Tapi kalo kamu sedang menjalankan metoda KB, saat masa subur itulah kamu mesti hati-hati supaya jangan ada sperma yang masuk (pake kondom kalau pria, atau pake diafragma untuk perempuan).
Biasanya saat masa subur ini juga lendir yang dihasilkan vagina lebih banyak dan encer. Kalo cewe pasti kerasanya lebih 'basah'.
Juga bisa diketahui kalo kamu melakukan pengukuran suhu tubuh setiap hari selama sebulan (tiap bangun tidur), nah saat ovulasi terjadi biasanya suhu tubuh lebih meningkat (sedikit) dari sebelum terjadi ovulasi.

Berapa lama masa subur ini berpotensi untuk terjadi bayi ?
Gak lama, cuman sekitar beberapa jam aja dari ovulasi.
Jadi setelah 24 jam ovulasi gak ada sperma yang membuahi ya dia bakalan 'expired'. Yang artinya kalo ada sperma yang masuk setelah lewat 24 jam masa ovulasi terjadi, kemungkinan besar tidak akan dibuahi jadi bayi entarnya.

Tapi perlu kamu ketahui, bahwa sperma itu bisa tahan 3-5 hari di rahim (betah kali ye?!) bahkan menurut literatur ada yang bisa sampai satu minggu.
Yang artinya kalo kamu melakukan hubungan sex tanpa kondom 3 hari sebelum terjadi masa subur masih bisa berpotensi untuk hamil.

Read More......

Rabu, Mei 28, 2008

Penyalahgunaan Obat Terlarang, Free Seks dan HIV

Ketiga hal dalam judul diatas umumnya memang cenderung berkaitan erat.
Mereka yang terlibat dalam pemakaian narkotik dan zat terlarang (NAPZA) terutama penggunaan narkotik dengan jarum suntik / intravena, rentan terhadap penularan HIV. Baca tentang HIV dan AIDS di blog Wordpress.
Karena seringnya jarum suntik dipakai bersamaan / bergantian diantara para pemakai NAPZA, mungkin karena minimnya informasi tentang kesehatan, mungkin juga karena mahalnya jika harus membeli jarum suntik yang khusus untuk dipakai sendiri. Sekarang sudah banyak fasilitas kesehatan yang menyediakan jarum suntik steril untuk para pemakai narkoba jarum suntik, dengan tujuan meminimalisir penyebaran HIV di kalangan para pemakai NAPZA.


Free seks atau seks bebas, definisinya berganti-ganti pasangan seksual tanpa memakai pengaman, juga umum terjadi di kalangan pemakai NAPZA karena saat membutuhkan uang untuk membeli obat, acap kali terjadi praktek prostitusi, yang artinya bisa diantara lingkaran para pemakai-bandar, atau diluar lingkaran tersebut, melibatkan orang awam.
Pentingnya informasi tentang pencegahan penularan HIV dengan pemakaian kondom juga sangat diperlukan, walaupun kondom belum dianggap 100% mencegah transmisi HIV, tapi sejauh ini masih termasuk jaring pengaman yang bisa diandalkan.



Kenapa pengetahuan seperti ini perlu juga untuk orang awam / non-medis ?
Karena orang dengan HIV itu bisa tanpa gejala , perlu waktu bertahun-tahun hingga masuk ke tahap AIDS.
Orang dengan penyalahgunaan NAPZA juga bisa terlihat normal, beraktivitas seperti biasa, dan fungsional di lingkungan kerjanya.
Mungkin saja mereka tetangga kita, rekan sekerja, teman di lingkungan sosial kita.
Sehingga, perlu bagi kita untuk melakukan tindakan pencegahan , bila diperlukan, seperti contohnya, selalu menggunakan kondom jika berhubungan seksual / menggunakan sarung tangan jika kontak darah, dengan orang yang tidak dikenal / bukan dengan pasangan seksual yang biasa.
Virus HIV sendiri masih belum bisa ditularkan jika menggunakan toilet duduk bersamaan, menggunakan sedotan / rokok bersama atau berciuman ( transmisi air liur) dengan orang yang positif HIV.


Read More......

Jumat, Mei 23, 2008

Asuransi : Sedia payung sebelum hujan



Banyak orang yang menganggap premi atau biaya bulanan untuk membayar asuransi itu mahal, belum lagi alasan " Buat apa membayar premi kalau nanti tidak terpakai biayanya hangus ".
Memang tidak ada orang yang merencanakan dirinya atau keluarganya tertimpa musibah / kecelakaan, tapi sayangnya semua yang namanya musibah / kecelakaan itu selalu terjadi diluar kehendak kita.
Saya sering menyayangkan, pada banyak kasus orang tertimpa masalah kesehatan yang membutuhkan tindakan segera / rawat inap, mereka tidak mempunyai asuransi sehingga untuk membayar biaya pengobatan akhirnya meminjam uang sana-sini,


atau bahkan mengorbankan nyawa si pasien untuk mendapat perawatan yang layak.
Hal-hal tersebut tidak perlu terjadi kalau kita mempunyai asuransi kesehatan.
Kenapa ada orang yang bisa berbelanja ratusan ribu rupiah untuk keperluan belanja tapi menyisihkan dana asuransi tidak bisa ?
Bahkan dalam masyarakat ekonomi lemah pun, untuk membeli susu anak tidak mampu tapi masih bisa membeli rokok.

Diluar konteks kebijakan Pemerintah tentang rokok dan sebagainya, kesadaran untuk hidup sehat seharusnya dimulai dari diri sendiri.
Kita, orang Indonesia, belum sadar akan pentingnya kesehatan sebagai investasi.
Diluar negeri, artis yang penghasilannya jutaan dollar dari tubuhnya, misal penyanyi Mariah Carey, meng-asuransi-kan pita suaranya sehingga jika suatu saat dia tidak bisa menyanyi lagi karena pita suaranya rusak, dia akan mendapat ganti rugi akan hal tersebut.
Seorang ayah yang mempunyai anak-anak yang masih kecil misalnya, jika dia juga seorang kepala keluarga dan istrinya tidak bekerja (ibu rumah tangga) harus memandang pentingnya asuransi sebagai investasi untuk seluruh keluarganya.
Jika terjadi hal diluar rencana, katakanlah, si ayah meninggal dunia saat anaknya masih Sekolah Dasar, dengan uang pertanggungan yang didapat sang ibu tidak perlu banting tulang sana sini untuk biaya sekolah anak-anaknya.
Atau jika mau, uang pertanggungan tersebut bisa menjadi modal untuk si ibu membuka usaha, agar anak-anaknya dapat terus bersekolah.

Sekarang ini juga banyak produk asuransi yang menawarkan skema bukan hanya perlindungan asuransi tapi juga untuk investasi di pasar uang.
Sayangnya, produk seperti ini justru terkenal di kalangan orang menengah keatas, mereka yang memiliki pengetahuan tentang investasi. Akhirnya yang punya uang semakin tambah banyak uang...

Untuk masyarakat kecil, yang masih asing dengan arti 'investasi' , malah tidak begitu terjangkau, padahal manfaat produk seperti ini justru lebih berarti untuk mereka.
Disini memang diperlukan interaksi berbagai macam pihak.
Selain dari agen asuransi, (dan Pemerintah- tapi saat ini Pemerintah lagi sibuk memikirkan hal lain seperti BBM, jadi kita exclude) juga perlu niat dan kesadaran dari masing individu untuk 'menilai' seberapa berharga dirinya.
Saat ini, sosialisasi tentang pentingnya asuransi di banyak media juga saya rasa sudah cukup baik.

Salahsatu impian saya dimasa depan adalah, tidak ada orang yang tidak mampu untuk berobat lagi karena mereka semua memiliki asuransi kesehatan.....
Mungkin gak yah ?



Read More......

Rabu, Mei 07, 2008

Menentukan jenis kelamin janin

Karena jaman sekarang banyak orangtua yang membatasi jumlah anaknya, banyak pasangan yang menanyakan bagaimana caranya (tips dan trik) supaya bisa mempunyai anak dengan jenis kelamin yang diinginkan.
Apakah dengan diet / makan makanan tertentu bisa mempengaruhi jenis kelamin bayi yang dikandung ?
Perlu diketahui sebelumnya, jenis kelamin janin ditentukan oleh sperma sang ayah.
Ada dua macam sperma yang dihasilkan pria, sperma X dan sperma Y.


Sedangkan sel telur / ovum milik ibu kodenya selalu X.
Jika sperma X ayah bertemu dengan sel telur ibu hasilnya akan = XX (anak perempuan)
Sebaliknya jika sperma Y yang bertemu sel telur ibu hasilnya = XY (anak lelaki).
Sifat sperma Y gerakannya lebih aktif, tapi hanya bertahan sebentar dalam saluran kelamin wanita, sebaliknya sperma X gerakannya lebih pelan, tapi bertahan lebih lama dalam saluran kelamin wanita.

Apakah makanan tertentu mempengaruhi produksi sperma X dan Y tersebut ?
Belum ada penelitian yang mendukung teori ini. Tetapi ada teori yang mengatakan makanan yang dimakan sang ibu bisa mempengaruhi suasana saluran kelamin agar jenis sperma tertentu bisa bertahan.
Seperti kita ketahui makanan ada yang bersifat Asam dan Basa.
Makanan sifat Asam misalnya protein tinggi seperti daging, ikan, dan sebagainya, sedangkan makanan yang bersifat Basa misalnya sayuran dan buah.


Jika ingin mempunyai anak Lelaki mungkin bisa dicoba kombinasi berikut :
1. Si Ibu dianjurkan diet yang mengandung banyak protein -terutama menjelang masa subur atau ovulasi -
2. Cobalah menghitung waktu perkiraan ovulasi setepat mungkin, dan lakukan hubungan badan dengan pasangan saat masa subur/ waktu ovulasi.

Jika ingin mempunyai anak Perempuan, cara yang bisa dicoba :
1. Ibu mengkonsumsi banyak sayur dan buah, terutama menjelang masa subur.
Lebih bagus jika dibiasakan beberapa bulan sebelumnya.
2. Perkirakan waktu ovulasi, hubungan badan dilakukan 1-2 hari sebelum waktu ovulasi berlangsung.

Manusia boleh berusaha, tapi Tuhan yang menentukan, jangan lupa minta sama Yang Diatas juga.... Pastinya Lelaki atau Perempuan yang penting kan sehat.
Selamat mencoba !


Read More......